Here I go again ala Ular Putih.
maksudnya gini. Setelah waktu berlalu, saya bisa melihat tulisan dan emosi saya yang lampau, fase-fase dalam hidup saya cukup terekam melalui sebuah blog. Yang paling bisa saya analisa adalah mengapa saya merasakan seperti itu? apa yang telah terjadi? apakah saya lebih baik sekarang? Itulah manfaat yang saya dapatkan dari metode journaling yang artinya merekam perkembangan diri sendiri.
Tentunya kalau hal ini bisa bermanfaat buat orang lain, ya jadi makin seneng deh.
Pada saat ini, Indonesia memasuki semangat baru, euforia baru, dan seluruh pihak punya opininya masing-masing. Era perlombaan menuju presiden sudah lewat, black campaingn telah lewat.
Apa artinya?
Ternyata saya termasuk orang yang agak skeptis terhadap pembangunan. Ini saya pelajari setelah membaca kembali postingan saya, status update di facebook. Saya tidak mendukung 100% apa-apa. Saya suka buat joke tentang kampanye, suka memforward banyolan-banyolan kampanye. Buat saya sih sekarang juga tetap begitu, tapi setidaknya sekarang ini dengan kesadaran baru. I see different things.
Saya melihat bahwa untuk skeptis harus mempunyai ketrampilan sendiri, seperti juga untuk selalu berfikiran negatif. Itu pekerjaan sulit. Melihat sesuatu dengan kacamata sinis dan tidak percaya, membutuhkan ketrampilan dan hati nurani selalu menerima hal-hal seperti itu.
Orang selalu curiga dan selalu mencari kesalahan orang adalah ketrampilan yang diasah terus menerus dan dilatih sampai menjadi mahir. Karena otak kita harus berlatih untuk mencari hal-hal negatif tersebut.
Tapi disisi lain kalau kita amati orang yang jago mencari salah, ada persamaan diantara mereka. Mereka kurang produktif. (Ini juga mencari salah, hehe) Kenapa begitu? Saya tidak tahu persis.
Anyway, saya coba menjauhi itu.
Mari kita mulai dengan membangun positif. Mari mulai dari sederhana dan simpel. Mari mulai dari diri sendiri, dan berbuat sesuatu. Gunakan bagian hati kecil yang indah dan bersinar.
Hari ini telah saya sadari mengapa saya kurang suka minta tolong, karena saya kurang pintar mengelola redaksi permintaan saya. Mungkin kedepannya saya bisa belajar lagi untuk meminta. Untuk sementara ini kembali ke mengerjakannya sendiri.
Eh?, Mengingatkan saya kepada lagu Here I Go again - nya whitesnake.
Gimana menurutmu?
Earthship – kehidupan berkelanjutan?
Konsep earthship.com yang di prakarsai Michael Reynolds sangat menarik saya. Nggak banyak orang yang berfikir seperti dia. Unik, kontroversial dan agak futuristik. Nonton cerita dokumenter kehidupan dia, seru juga. (Garbage Warrior)
Intinya design rumah dan system kehidupan yang menyatu. Apa semua itu? lihat aja websitenya earthship.com.
Singkatnya… bangunan yang di buat akan menopang kehidupan manusia didalamnya.
Point-point yang di pakai:
- Menggunakan panas matahari untuk memanaskan dan mendinginkan ruangan.
- Menggunakan listrik yang di konversikan dari tenaga matahari atau angin.
- Sistem air, di daur ulang sedemikian rupa, sehingga bisa di pakai untuk beberapa keperluan.
- Dapat menggunakan material bekas.
- Mengumpulkan air hujan sebagai sumber air.
- Produksi makanan sendiri.
Ini aliran green? Nggak tau juga deh, yang jelas prinsip yang dia pakai adalah hal-hal yang logika saya bisa terima.
Dalam kondisi ideal, kita akan terbebas dari tagihan listrik, air, dan bangunan tidak perlu berada di tempat yang sudah ada infrastrukturnya.
Perlahan saya mulai coba mengintegrasikan poin-poin tersebut ke dalam rumah saya. Cost effisien? nggak juga, sekarang masih proses pembelajaran kembali untuk mengapresiasikan apa yang telah di berikan Allah di bumi ini. Mungkin proyek pulang kampung 2013, bisa menggunakan sebagian dari teknologi yang masih saya pelajari ini.
Tips untuk Konsistensi
Konsisten adalah sesuatu yang sulit dicapai apabila kita tidak serius dan fokus. Seperti membuat diary, journal, blog atau laporan keuangan. Atau dalam beribadah: tahajud, baca quran, sholat dhuha. Padahal di otak kita sudah tahu kalau itu harus di lakukan dengan konsisten agar mendapat faedahnya langsung.
Ada aja hal yang mengganggu. Sepertinya melakukan sekali langsung panjang (misalnya langsung di geber 1 hari full) mungkin lebih mudah daripada melakukan 5 menit tiap hari selama sebulan.
Itulah manusia.
Kita berpikir rutinitas itu membosankan. ingin sesuatu yang lebih baru, dll… selalu aja ada yang mengganggu pikiran kita.
Salah satu tips untuk konsisten adalah:
1. Kegiatan offline.
kalau berkaitan dengan update blog, ya sebaiknya anda memiliki system offline blogging.
Saya pakai flock / windows live writer.
Kalau ada ide, di kumpulkan lalu di publishnya satu-satu. Ini juga susah sih. Tapi setidaknya kita tidak kelewatan ide.
2. Menjadikan hal tersebut sebagai hobby.
Kalau hobby pasti asik di kerjakannya. :), hobby membaca atau beribadah gak salah koq.
3. Pikirkan manfaatnya.
Semakin kita memikirkan manfaatnya, semakin kita tertarik untuk mengerjakannya. Sifat manusia yang selalu ingin diuntungkan menjadi penggerak kita.
Lanjut nanti ya..
Ada saran dari anda?
Wassalam
Irza Pulungan.
Pantun dan peribahasa - the lost art.
Kenapa pantun & peribahasa menjadi tradisi yang hilang? padahal sebenarnya cukup inspiratif juga lho.
Bisa jadi karena banjirnya seni musik dengan lirik-lirik cinta??, ataupun karena budaya membaca kita yang minim??.
Kenapa menurut saya asyik?
Karena pantun itu singkat. Tidak seperti novel yang harus di baca berhari-hari, tidak juga seperti puisi yang maknanya harus di baca berulang-ulang terlebih dahulu.
Dalam kemasan kata-kata yang pendek, Tujuan dan maknanya sebisa mungkin sampai.
Lebih bagus lagi kalau ada tujuan nasehat dan renungan.
Berikut ini beberapa dari saya, terusin yaa.. it's fun!
Makan durian manis rasanya, Hati-hati kena duri.
Hidup boros tak ada gunanya, bisa merugi di kemudian hari.
Ada monyet suka berkaca, semua itu adalah karunia.
Budayakan gemar membaca, bekal nanti melihat dunia.
jikalau monyet sedang berkaca, jangan kau ganggu ujung pelana.
Kalau kau memang suka membaca, pilihlah buku yang berguna.
Sebelum kupu menjadi kepompong, jangan sampai di makan ayam kate.
Kakek Nenek sudah ompong, kenapa juga suka makan sate?
kate bukan sembarang kate, biar kate, berdandan rapi...
sate bukan sembarang sate, yang dimakan cuma sate sapi ...
Buat apa makan mentimun, banyak getah banyak biji.
Buat apa duduk melamun, lebih baik belajar ngaji.
Naik sepeda menabrak pagar, sungguh malu jatuh terjengkang.
Zaman sekarang malas belajar, kelak hidupnya terbelakang.
Lompat si katak lompat, lompat dalam perigi.
Kalau adik sudah bergigi empat, jangan malas gosok gigi.
Thanks diar untuk reply-annya. :)
Lebih menyenangkan lagi kalau pantunnya keluar dalam bentuk omongan sehari-hari.. di jamin pasti lucu. :)
Mari kembangkan budaya bahasa Indonesia.
Tips mengendalikan Fokus
Baru saya sadari, ternyata mencapai fokus itu mudah.
Apabila fokus tercapai, kita akan sangat mudah menyerap ilmu, menghapal, mengerjakan sesuatu dengan cepat, mobilitas tinggi, Fokus mempermudah kita bergerak dan meringankan jalan kita. Fokus juga mempertajam pikiran kita dan membuat kita dapat memproritaskan kegiatan kita, ... dll. Banyak sekali keuntungannya.
Sebenarnya kita terlahir dengan kemampuan konsentrasi yang sangat dahsyat. Itu sudah fitrah.
Sewaktu kita kecil, kita sangat mudah menyerap berbagai hal yang datang kepada kita, tapi semakin dewasa, otak kita mulai banyak pertimbangan yang kadang tidak diperlukan. Sering kali pertimbangan ini menghalangi fokus.
Apa yang menghalangi fokus?: KRITIK.
Fokus bisa tercapai kalau kita mempunyai keseimbangan dan kesatuan arah antara: Spiritual, Mental, Emosional dan Fisikal.
Kuncinya kita harus tahu apa yang kita ingin capai terlebih dahulu agar ke empat elemen ini menyatu.
Kritik menganggu fokus, otak kita cenderung 'bergerak' terus. Sukar berfikir satu hal dalam waktu yang lama. Bahkan, tidak memikirkan apa-apa saja sulitnya bukan main. Sudah pernah mencoba membayangkan 'Blank' selama 10 menit?.. 1 menit saja susah.
Begitulah cara kerja otak yang dikaruniakan kepada kita. Terus bergerak tanpa arah. Hanya Jiwa kita yang bisa mengendalikannya.
Kritik adalah penghalang besar fokus, dan kritik ini dibagi menjadi dua jenis: Kesombongan dan Keraguan. Keduanya suka 'berbunyi' di otak kita tanpa kita undang.
Suara-suara bernada sombong seperti "ah gampang, ah gitu aja mudah... dll" dan suara keraguan itu seperti "Ah, saya tidak mungkin dapat melakukan itu, tidak mungkin, ...dll". Semakin kita dengarkan percakapan otak kita sendiri sering kali berakhir dengan kemalasan atau tidak fokus.
Pernah terjadi pada anda?
Nah, cara saya nih.. menggunakan imajinasi untuk membantu kita.
Misalnya: saya menginginkan menyelesaikan bahan presentasi untuk meeting. Saya tentukan dulu langkah-langkah yang saya ingin kerjakan. Lalu, saya mendengarkan baik-baik apa yang menghalangi saya berfikir.
ada suara seperti "lihat saja nanti, ngapain cape-cape mempersiapkan?"
ada suara lain: "Gimana soal ini- itu.. bla bla bla".
Baru saya mulai langkah ini:
- Baca Basmallah, ini mempertegas bahwa yang kita kerjakan merupakan rangkaian kegiatan ibadah.
- Tenangkan diri setenang-tenangnya dengan merasakan seluruh hal yang terjadi pada tubuh.
Bayangkan suara yang ada di otak mempunyai badan dan kepala, persis seperti orang lagi berpidato.
Bayangkan lagi muka yang sedang berbicara itu seperti badut yang nggak lucu dan jelek.
Bayangkan kepalanya meledak , DOR!!!,.. dan tubuhnya jatuh.
Sekarang saya memperhatikan di pikiran bahwa suara itu sudah tidak ada lagi. - Mulai dari sini, saya dapat melihat apa yang saya inginkan. Otak saya mulai berfikir apa yang saya harus capai dan bagaimana mencapainya dengan menyenangkan. Dan saya mulai mengerjakan langkah-langkah yang sudah saya siapkan.
Selamat mencoba, Anda punya cara lain? Beri tahu saya ya.
Kenapa hal baru sangat berat di laksanakan?
Hari ini, saya coba buat sarapan sendiri setelah itu menyemai tanaman, ini hal biasa saja, namun, karena saya jalankan di hari yang biasanya saya istirahat, menjadi berat karena ketakutan saya sendiri... takut sarapan jadi gak enak.. takut laper.. walaupun cuma bikin nasi goreng doang. Takut bibit nggak numbuh.. padahal blon di coba... dll dll. + males juga.
Biasanya yang bikin berat itu adalah ketakutan kita sendiri, padahal kata orang bijak.. dari 100% ketakutan kita.. paling 10% yang terjadi.. 90%nya adalah kemungkinan untuk berhasil.
Kalau di pikir-pikir, ya udah gak usah takut melaksanakan hal yang beru. Justru menambah wawasan menjadikan kita lebih mantap mengerjakan yang lain.
Latihan tidak takut inilah sebenarnya yang bisa membentengi kita (tentunya harus dengan iman).. korupsi adalah bentuk ketakutan terhadap kemiskinan dan kelaparan. (ada hubungannya gak ya? hmm.. )
Baru saja gebyar hari kebangkitan nasional kita, di putar di seluruh stasiun TV indonesia.. besoknya.. berita tentang musium WR Supratman yang kekurangan dana lalu ingin di tutup atau di jual saja.. that's life
Kerjakan dengan Stylemu - ekpresikan aksi lo..
Sebenarnya saya merasa bahwa orang indonesia (asia) cenderung memiliki persepsi seni yang lebih tinggi di bandingkan barat, ini terlihat dari beragam kebudayaan dan seni daerah yang sangat beragam di bandingkan negara atau benua lain.
Dalam membuat produk pun kita dapat menerapkan hal-hal ini untuk menumbuhkan inspirasi dari pemakainya. Berikut contoh produk biasa namun di buat dengan sebuah sentuhan style tertentu.
Laptop / desktop komputer dengan style victoria
atau desain skateboard dengan gaya victoria
Dan ini cara orang jepang memodifikasi barcode..( hal yang terus-menerus kita lihat di supermarket..) menjadi sesuatu yang lebih segar. Barcodenya tetap bisa di pakai secara normal.
Lihat ini juga.. untuk desain solar panel yang menyatu dengan kotanya.
http://kunaifi.wordpress.com/2008/05/14/seni-energi-surya-the-art-of-solar-power/
Kreativitas - Berpikir di luar kotak
Di perlukan kreativitas untuk berkembang, dan untuk mempunyai kreativitas harus mengatur mindset kita agar 'berpikir di luar kotak'
Think out of the box, dalam konteks mengembangkan potensi dan tidak melihat sesuatu hanya dari satu sudut pandang sangat penting dalam pencapaian hal-hal seperti yang saya lihat ini.
gelas dengan bentuk jari ini lebih enak di pegang dan lebih susah untuk tergelincir.
Ruang tangga dapat di manfaatkan menjadi sesuatu yang lebih berguna.
Mengurangi resiko pecah piring pada pelayan restauran padang :-)
Lampu tidur sekaligus lampu baca.
Dan yang paling extrim.. jangan pikir manusia gak bisa terbang. Dia merancang sayapnya bertahun-tahun sampai dia bisa terbang ala james bond.
