Here I go again ala Ular Putih.
maksudnya gini. Setelah waktu berlalu, saya bisa melihat tulisan dan emosi saya yang lampau, fase-fase dalam hidup saya cukup terekam melalui sebuah blog. Yang paling bisa saya analisa adalah mengapa saya merasakan seperti itu? apa yang telah terjadi? apakah saya lebih baik sekarang? Itulah manfaat yang saya dapatkan dari metode journaling yang artinya merekam perkembangan diri sendiri.
Tentunya kalau hal ini bisa bermanfaat buat orang lain, ya jadi makin seneng deh.
Pada saat ini, Indonesia memasuki semangat baru, euforia baru, dan seluruh pihak punya opininya masing-masing. Era perlombaan menuju presiden sudah lewat, black campaingn telah lewat.
Apa artinya?
Ternyata saya termasuk orang yang agak skeptis terhadap pembangunan. Ini saya pelajari setelah membaca kembali postingan saya, status update di facebook. Saya tidak mendukung 100% apa-apa. Saya suka buat joke tentang kampanye, suka memforward banyolan-banyolan kampanye. Buat saya sih sekarang juga tetap begitu, tapi setidaknya sekarang ini dengan kesadaran baru. I see different things.
Saya melihat bahwa untuk skeptis harus mempunyai ketrampilan sendiri, seperti juga untuk selalu berfikiran negatif. Itu pekerjaan sulit. Melihat sesuatu dengan kacamata sinis dan tidak percaya, membutuhkan ketrampilan dan hati nurani selalu menerima hal-hal seperti itu.
Orang selalu curiga dan selalu mencari kesalahan orang adalah ketrampilan yang diasah terus menerus dan dilatih sampai menjadi mahir. Karena otak kita harus berlatih untuk mencari hal-hal negatif tersebut.
Tapi disisi lain kalau kita amati orang yang jago mencari salah, ada persamaan diantara mereka. Mereka kurang produktif. (Ini juga mencari salah, hehe) Kenapa begitu? Saya tidak tahu persis.
Anyway, saya coba menjauhi itu.
Mari kita mulai dengan membangun positif. Mari mulai dari sederhana dan simpel. Mari mulai dari diri sendiri, dan berbuat sesuatu. Gunakan bagian hati kecil yang indah dan bersinar.
Hari ini telah saya sadari mengapa saya kurang suka minta tolong, karena saya kurang pintar mengelola redaksi permintaan saya. Mungkin kedepannya saya bisa belajar lagi untuk meminta. Untuk sementara ini kembali ke mengerjakannya sendiri.
Eh?, Mengingatkan saya kepada lagu Here I Go again - nya whitesnake.
Gimana menurutmu?
Jangan lakukan sendirian (alias Teamwork)
Hal ini sangat mengejutkan saya.
Rekor kecepatan lari 400 meter individual masih dikalahkan oleh rekor kecepatan lari 4 orang secara relay.
Ini data riset saya:
lihat disini: http://en.wikipedia.org/wiki/400_metres
lihat disini: http://en.wikipedia.org/wiki/4_x_100_metres_relay
Kalau anda periksa di halaman web tadi, rekor kecepatan lari individual: 43.18 detik, di pegang oleh Michael Johnson. Tahun 1999
Tapi rekor lari secara relay (bergantian membawa tongkat) adalah : 37.10 detik. Di pegang oleh Tim Jamaika (Nesta Carter, Michael Frater, Usain Bolt, Asafa Powell) Tahun 2008
Kalau hanya mengandalkan bayang-bayang fikiran, saya mungkin akan berpikir empat orang berlari bergantian lebih ribet dari pada pelari tunggal, namun fakta berbicara lain.
Dalam sebuah tim, seorang yang biasa-biasa saja dapat menghasilkan perbuatan yang luar biasa.
Rekor 43.18 detik Telah di pecahkan secara tim dari sejak tahun 1912 – Sudah hampir seabad yg lalu. Ini bukti nyata kerja kelompok dari pelari individual yang rata-rata saja dapat mengalahkan seorang pelari individu yang paling berbakat sekalipun.
Dalam candaan sehari-hari, saya suka bilang.. Dua orang bodoh lebih baik daripada satu orang bodoh.
Karena dua orang bodoh, setidaknya akan saling melengkapi dan menutupi. :)
Tanpa kita sadari, sebenarnya tim yang ada dalam kehidupan kita, ada banyak. Ada baiknya kalau mulai kita pelajari dan bersama-sama menuju ke sebuah tujuan yg nyata.
Saya sekarang sangat ingin mempunyai posisi berkontribusi dalam sebuah tim. Bagi seorang pebisnis, membangun tim yang mempunyai kesatuan dalam menuju suatu tujuan bersama adalah mutlak.
Apa untungnya suatu tim?
Dalam sebuah tim, banyak kepala akan membuka problem-problem yang kadang tidak bisa diatasi sendirian. Saatnya kita berkelompok dan menyatu dalam menjalani hidup.
7 habits-nya Covey.
- Habit 1: Be Proactive
- Habit 2: Begin with the End in Mind (Vision)
- Habit 3: Put First Things First
Habits 4, 5, and 6 then address interdependence:
- Habit 4: Think Win/Win
- Habit 5: Seek First to Understand, Then to Be Understood
- Habit 6: Synergize
Habit 7: Continue improvement. Sharpen the Saw
Tips mengendalikan Fokus
Baru saya sadari, ternyata mencapai fokus itu mudah.
Apabila fokus tercapai, kita akan sangat mudah menyerap ilmu, menghapal, mengerjakan sesuatu dengan cepat, mobilitas tinggi, Fokus mempermudah kita bergerak dan meringankan jalan kita. Fokus juga mempertajam pikiran kita dan membuat kita dapat memproritaskan kegiatan kita, ... dll. Banyak sekali keuntungannya.
Sebenarnya kita terlahir dengan kemampuan konsentrasi yang sangat dahsyat. Itu sudah fitrah.
Sewaktu kita kecil, kita sangat mudah menyerap berbagai hal yang datang kepada kita, tapi semakin dewasa, otak kita mulai banyak pertimbangan yang kadang tidak diperlukan. Sering kali pertimbangan ini menghalangi fokus.
Apa yang menghalangi fokus?: KRITIK.
Fokus bisa tercapai kalau kita mempunyai keseimbangan dan kesatuan arah antara: Spiritual, Mental, Emosional dan Fisikal.
Kuncinya kita harus tahu apa yang kita ingin capai terlebih dahulu agar ke empat elemen ini menyatu.
Kritik menganggu fokus, otak kita cenderung 'bergerak' terus. Sukar berfikir satu hal dalam waktu yang lama. Bahkan, tidak memikirkan apa-apa saja sulitnya bukan main. Sudah pernah mencoba membayangkan 'Blank' selama 10 menit?.. 1 menit saja susah.
Begitulah cara kerja otak yang dikaruniakan kepada kita. Terus bergerak tanpa arah. Hanya Jiwa kita yang bisa mengendalikannya.
Kritik adalah penghalang besar fokus, dan kritik ini dibagi menjadi dua jenis: Kesombongan dan Keraguan. Keduanya suka 'berbunyi' di otak kita tanpa kita undang.
Suara-suara bernada sombong seperti "ah gampang, ah gitu aja mudah... dll" dan suara keraguan itu seperti "Ah, saya tidak mungkin dapat melakukan itu, tidak mungkin, ...dll". Semakin kita dengarkan percakapan otak kita sendiri sering kali berakhir dengan kemalasan atau tidak fokus.
Pernah terjadi pada anda?
Nah, cara saya nih.. menggunakan imajinasi untuk membantu kita.
Misalnya: saya menginginkan menyelesaikan bahan presentasi untuk meeting. Saya tentukan dulu langkah-langkah yang saya ingin kerjakan. Lalu, saya mendengarkan baik-baik apa yang menghalangi saya berfikir.
ada suara seperti "lihat saja nanti, ngapain cape-cape mempersiapkan?"
ada suara lain: "Gimana soal ini- itu.. bla bla bla".
Baru saya mulai langkah ini:
- Baca Basmallah, ini mempertegas bahwa yang kita kerjakan merupakan rangkaian kegiatan ibadah.
- Tenangkan diri setenang-tenangnya dengan merasakan seluruh hal yang terjadi pada tubuh.
Bayangkan suara yang ada di otak mempunyai badan dan kepala, persis seperti orang lagi berpidato.
Bayangkan lagi muka yang sedang berbicara itu seperti badut yang nggak lucu dan jelek.
Bayangkan kepalanya meledak , DOR!!!,.. dan tubuhnya jatuh.
Sekarang saya memperhatikan di pikiran bahwa suara itu sudah tidak ada lagi. - Mulai dari sini, saya dapat melihat apa yang saya inginkan. Otak saya mulai berfikir apa yang saya harus capai dan bagaimana mencapainya dengan menyenangkan. Dan saya mulai mengerjakan langkah-langkah yang sudah saya siapkan.
Selamat mencoba, Anda punya cara lain? Beri tahu saya ya.
Apa yang bisa mengantarkan kita ke SUKSES?
1. Passion (Kecintaan)
Mengerjakan sesuatu demi kencintaan kita pada hal yang kita kerjakan.
Jangan kerjakan hanya karena jumlah uang yang di janjikannya.
milikilah prinsip sepeti ini: Saya akan membayar orang lain supaya dia mengerjakan apa yang saya kerjakan.
Hal yang menarik.. apa bila kita mengerjakannya demi kecintaan kita.. uang nya juga akan datang menyusul.
2. WORK (Bekerja)
semua berdasarkan kerja keras.. tapi jangan lupa untuk mendapatkan kesenangan juga.
3. GOOD. (Jadi yang terbaik)
Untuk sukses, cemplungin diri anda pada sesuatu dan.. jadilah yang terbaik pada bidang itu.
Tidak ada sulap dan sihir... Latihan, latihan, latihan.. terus berlatih.
4. FOCUS (Fokus)
Memfokuskan diri pada satu hal saja.
5. PUSH (Dorong Diri anda)
Secara fisik maupun mental... dorong.. dorong.. dorong..
Harus dorong jauh melewati malu-malu dan keraguan..
Minta bantu ibu atau pasangan untuk mendorong diri sendiri.
6. SERVE (Melayani)
Jadilah pelayan terhormat yang berguna pada orang lain.
Bisnisman terbaik adalah orang yang bisa melayani orang lain dengan sebuah value yang mau di bayar oleh orang lain.
7. IDEA (Ide)
bukan hal-hal yang ajaib.. hanya dengan melakukan hal-hal mudah seperti ini.
Listen - Dengarkan
Observe - Amati.
Be Curious - Jadilah tertarik
Ask Questions - Tanyalah apa bila tidak tahu.
Problem Solve - Pecahkan masalah
Make Connection - Buat lah Koneksi kemana saja
8. PERSIST (Konsisten)
Kita harus tetap konsisten walaupun harus melewati banyak kegagalan.
Tetap konsisten walau banyak Kritik, Penolakan, Biang Kerok cari gara-gara, Tekanan dari luar maupun Tekanan mental
Saya kutip dari Richard StJohn.
Wassalam, Irza.
Menentukan Target Investasi
Ada kesamaan yang saya temukan antara investasi dengan berkebun. Desain kebun mutlak di perlukan apabila kita ingin mengambil hasil dari yang kita tanam. Desain ini adalah targetnya
Dalam merencanakan kebun di rumah, saya menentukan apa yang hendak saya bentuk. Saya menginginkan mengambil manfaat sayur-sayuran sepanjang tahun. Saya ingin manfaat ekonomis dari tanaman cabai (orang rumah semuanya suka pedas)
Beberapa jenis buah-buahan di harapkan tumbuh dengan baik. Saya juga menghendaki ada space untuk main-main anak-anak sekaligus untuk berolahraga.
Ada juga jalan setapak untuk mempermudah akses kemana-mana. Saya menginginkan adanya tanaman-tanaman obat-obatan indonesia (herbal)
Saya juga ingin sekaligus memperbaiki tanah dan mengunakan hal-hal yang organik. (biopori)
Selain itu saya menyukai model kebun yang agak 'wild'. tidak semua teratur dan segaris (seperti pertanian intensif, dll)
Pemandangannya harus menyegarkan, ada bunga-bunga yang berganti-gantian muncul, sebagai penghias kebun.
Akhirnya saya buat mindmap seperti ini.
Inilah yang menentukan bentuk akhir dari apa yang di-inginkan. Seperti yang saya bilang sebelumnya... berkebun sama dengan berinvestasi. Semakin kita tahu apa yang kita inginkan terhadap investasi. Semakin mudah kita mengambil manfaat dari pada investasi tersebut, dan semakin mudah kita menentukan sikap.
Investasi jangka panjang
Dalam perjalanan hidup bisa saja kita sudah merencanakan bagaimana kondisi keuangan kita untuk masa depan. Tentu saja tidak ada yang tahu secara pasti bagaimana hasilnya, karena manusia berusaha, Allah yang menentukan. Tapi ada banyak pelajaran yang saya dapatkan secara kasat mata kalau kita mau merenung sedikit saja. Investasi keuangan dalam bentuk saham merupakan salah satu yang kita bisa pelajari. Ada dua aspek yang kita harus pahami. Soal Teknikal dan soal fundamental.
Mengejar investasi harian, buat saya hanyalah main-main saja.. sedikit yang bisa di peroleh. Lain halnya kalau kita berbicara fundamental perusahaan dan jangka waktu yang lebih panjang.
Nah, pelajaran yang pertama saya dapatkan secara berat adalah seperti ini: Jangan investasikan sesuatu yang bisa membuat anda tidak bisa tidur.
Sepertinya tampak sederhana, tapi buat saya sekarang sudah berbeda dengan era 90 saya. Waktu zaman itu, metode aggresif saya membuat saya selalu berpikir untuk mengolah uang sampai tidur saya terganggu. Pagi selalu berat.. karena stress dan berpikir terlampau keras. Ini sudah saya lewatkan. Berapapun keuntungan yang di peroleh dari market menurut saya tidak sebanding kalau anda tidak bisa tidur nyenyak.
Kenapa hal baru sangat berat di laksanakan?
Hari ini, saya coba buat sarapan sendiri setelah itu menyemai tanaman, ini hal biasa saja, namun, karena saya jalankan di hari yang biasanya saya istirahat, menjadi berat karena ketakutan saya sendiri... takut sarapan jadi gak enak.. takut laper.. walaupun cuma bikin nasi goreng doang. Takut bibit nggak numbuh.. padahal blon di coba... dll dll. + males juga.
Biasanya yang bikin berat itu adalah ketakutan kita sendiri, padahal kata orang bijak.. dari 100% ketakutan kita.. paling 10% yang terjadi.. 90%nya adalah kemungkinan untuk berhasil.
Kalau di pikir-pikir, ya udah gak usah takut melaksanakan hal yang beru. Justru menambah wawasan menjadikan kita lebih mantap mengerjakan yang lain.
Latihan tidak takut inilah sebenarnya yang bisa membentengi kita (tentunya harus dengan iman).. korupsi adalah bentuk ketakutan terhadap kemiskinan dan kelaparan. (ada hubungannya gak ya? hmm.. )
Baru saja gebyar hari kebangkitan nasional kita, di putar di seluruh stasiun TV indonesia.. besoknya.. berita tentang musium WR Supratman yang kekurangan dana lalu ingin di tutup atau di jual saja.. that's life
Kerjakan dengan Stylemu - ekpresikan aksi lo..
Sebenarnya saya merasa bahwa orang indonesia (asia) cenderung memiliki persepsi seni yang lebih tinggi di bandingkan barat, ini terlihat dari beragam kebudayaan dan seni daerah yang sangat beragam di bandingkan negara atau benua lain.
Dalam membuat produk pun kita dapat menerapkan hal-hal ini untuk menumbuhkan inspirasi dari pemakainya. Berikut contoh produk biasa namun di buat dengan sebuah sentuhan style tertentu.
Laptop / desktop komputer dengan style victoria
atau desain skateboard dengan gaya victoria
Dan ini cara orang jepang memodifikasi barcode..( hal yang terus-menerus kita lihat di supermarket..) menjadi sesuatu yang lebih segar. Barcodenya tetap bisa di pakai secara normal.
Lihat ini juga.. untuk desain solar panel yang menyatu dengan kotanya.
http://kunaifi.wordpress.com/2008/05/14/seni-energi-surya-the-art-of-solar-power/
Program daerah yang sinergis
Pertemuan saya dengan pak camat di Sipirok, menginspirasikan saya untuk menceritakan program yang di rencanakan akan di jalankan untuk daerah tersebut.
Tujuan dari program ini adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat setempat. Tentunya, kalau berbau-bau meningkatkan kesejahteraan orang banyak saya pasti mendukung dan mensupport. Nah kira-kira gini proyeknya.
Tiap-tiap kepala keluarga akan di modalkan benih yang akan di tanam (bisa coklat, kelapa, dll). Ini tentunya bukan hal baru untuk di kampung saya. Namun banyak proyek seperti ini mengalami kegagalan untuk di daerah saya karena faktor manusianya, bukan karena tanaman tidak tumbuh.
Teknik barunya ialah mengadakan pengajian-pengajian. Ini menggabungkan faktor ekonomi dan faktor spiritualitas. Jadi, dari pengajian-pengajian yang akan di bentuk di suatu daerah akan di bantu oleh pemda setempat.
Pengajian tentunya akan di kemas sebagai jembatan menseleksi orang-orang yang nantinya akan di percaya sebagai penggarap tanaman. Proses ini pun berjenjang, kepala keluarga akan di berikan bibit 20 pohon dulu sebagai awal melihat keseriusan mereka menggarap. Kalau sudah besar, baru di tambah kembali bibit yang di modalkan oleh pemda.
Pengajian ini di harapkan menseleksi orang-orang yang mempunyai integrasi (artinya lebih bisa di percaya ketimbang orang yang tidak mengaji). Pengajian inipun di arahkan untuk menambah pendidikan masyarakat setempat.
Program ini tentunya akan lebih baik apabila di tambah dengan fasilitas microfinancing, karena pembibitan harus juga di barengi dengan perawatan / maintenance untuk beberapa tahun, ini seharusnya di garap dengan model pinjaman-pinjaman berkala.
Tentu saja akan banyak yang bilang metode ini akan di tunggangi X dan Y sebagai alat politik, aliran, dll.. namun menurut saya, cara inilah yang sepertinya akan menunjukkan hal-hal yang lebih realistis dan praktis sebagai pengembangan daerah. Terlebih kalau faktor penghambatnya adalah manusianya.
Berikanlah motivasinya dan mindsetnya, itu yang sekarang di perlukan..., karena kalau anda ke sini (sipirok) faktor alam dan lingkungannya, tidak ada yang tidak bagus.
irza,
Sipirok
Kreativitas - Berpikir di luar kotak
Di perlukan kreativitas untuk berkembang, dan untuk mempunyai kreativitas harus mengatur mindset kita agar 'berpikir di luar kotak'
Think out of the box, dalam konteks mengembangkan potensi dan tidak melihat sesuatu hanya dari satu sudut pandang sangat penting dalam pencapaian hal-hal seperti yang saya lihat ini.
gelas dengan bentuk jari ini lebih enak di pegang dan lebih susah untuk tergelincir.
Ruang tangga dapat di manfaatkan menjadi sesuatu yang lebih berguna.
Mengurangi resiko pecah piring pada pelayan restauran padang :-)
Lampu tidur sekaligus lampu baca.
Dan yang paling extrim.. jangan pikir manusia gak bisa terbang. Dia merancang sayapnya bertahun-tahun sampai dia bisa terbang ala james bond.
Kontrol dobel - dual control - Cek dan Ricek
Saya sewaktu masih sma, suka bingung dengan bisnis bank.. gimana yaaa karyawan seperti di bank bisa mengelola duit kita tanpa di tilep? Gimana ya kok mereka bisa saling percaya? Apa sih system yang di pakai.. tentunya saya pada tahap ini belum ngerti akutansi dan security.
Saya bukan orang yang paling ahli security dan akutansi tapi itulah yang di namakan dengan best practice. System yang kita buat bukan membuat susah atau jadi repot. Tapi intinya adalah gimana kita sepakat untuk menjadi PERCAYA. Tentunya ini bukan kepercayaan mutlak, melainkan bagaimana sekelompok orang bisa bekerja sama dengan sebuah aturan. Seperti permainan aja sebenarnya. Tapi itulah yang bisa membuat kita maju. Gimana bisnis kredit card bisa maju, orang kita di kasih plastik doang untuk belanja?
Differential drive namanya.. kalau suka bikin robot pasti kebayang. Robot pakai roda berputar yang paling minimal bisa di buat adalah menggunakan dua roda. Satu roda tambahan biasanya hanya untuk menyangga / membantu.
Kalau dua roda itu berputar bersama-sama ke depan, robot akan maju. Kalau roda berputar dua-dua ke belakang, robot akan mundur, kalau berputar berlawanan arah maka robot akan berputar di tempat.. ini hal alamiah!.
Kalau anda nonton film serial dr. house, ternyata metode ini juga yang di pakai oleh sang dokter jagoan diagnosa. Tim dia dia buat sedemikian rupa agar mengikuti konsep differential drive ini. Tim membernya selalu ada satu yang setuju, satu menentang, satu lagi abstain atau no comment. Prinsip inilah yang di pakai untuk maju.
Konsep one man show juga di tinggalkan di bisnis karena nggak akan jauh jalan kemana-mana. Bersama-sama kita bisa adalah prinsipnya. Namun dalam realitanya memang sulit untuk mencapainya. Tapi saya yakin bisa kalau ada kemauan.
Kalau belajar politik, ada teori trias politica yang ngetop itu. Jadi sebenarnya bukan barang baru.
Nah ada juga aplikasinya dalam pilot penerbangan umum.. pilotnya ada dua.. memang yang satu co-pilot tapi itu di desain memang untuk system dual kontrol, sehingga kelemahan yang satu di tutupi oleh yang satunya lagi. Lebih berat buat kita percaya penerbangan umum 12 jam dengan satu pilot.. wajar dong..
Nah, balik ke topik semula.. prinsip utamanya adalah tidak berjalan sendiri atau satu orang.. melainkan ada kontrol ke dua, kontrol ke tiga.. dsb untuk satu hal dapat terjadi. Apabila kontrol tersebut di lewati barulah terjadi yang namanya transaksi.
Nah, ini pula yang di terapkan di bank. Kalau ingin ada transaksi, ada satu orang yang input transaksi, ada satu orang lain yang memeriksa, dan ada satu orang lagi yang approve. Dan ini semualah bagaimana bisnis automasi bisa berjalan.. Karena ada double control. Sekilas ribet banget ya... sepertinya susah banget hal ini di terapkan. Tapi inilah jalan yang bisa melepaskan kita dari problem kita.. Problem kita adalah kita tidak terbiasa dengan hal umum seperti ini, mangkanya suka kebobolan.. Memo si direktur ini langsung di eksekusi.. akhirnya korupsi.. dll. Nah, sistem sendiri tentunya di bawah manusia, di bank yang sudah mapan pun bisa kebobolan.. ada pengambilan dana, dll, dll.. tapi ada LOGGING, artinya riwayat dari transaksi sehingga bisa di lacak dimana kesalahan dan kejahatannya.
Pada tingkat tertentu memang menjadi ribet, dual kontrol ini jadi birokrasi yang gak bermanfaat. Tapi marilah kita mulai dengan membiasakan dengan hal ini, terbiasa membuat differential drive, dual control di perusahaan akan sangat bermanfaat.
Ide bisnis?
Saya berjalan di artha mall bersama arif si kecil dan sepupu saya melisa (masih kecil juga), di dalam mal terdapat semacam pulau permainan, bentuknya seperti 'croissant'. Kita harus mendaki dulu untuk mencapai pintu gerbangnya. Setelah membayar uang masuk, kita melihat-lihat jenis permainan. Sembari muter-muter kami makan eskrim, sewaktu melihat sebuah wahana, sepupu kecil saya melisa tersedot ke dalam tanah, seperti pasir hidup yang menelannya. Tak lama kemudian arif yang masih bersama saya juga tersedot ke bawah.
Saya pun ragu-ragu, akhirnya karena saya harus menolong mereka, saya injak juga bagian pasir itu. Dan tersedotlah saya ke bawah. Ternyata saya mendarat seperti di dalam gua. Arif dan melisa sudah ada di ujung mulut gua yang memancarkan sinar matahari. Saya pun menyusuli mereka, tidak ada monster, dan tidak ada gangguan. Lalu kami naik lagi ke bagian wahana. Disana ada bantal bantalan besar dan seperti kolam bola, dan akhirnya saya izinkan mereka untuk bermain disana.
Sambil saya menunggu saya pun mencari cari kesibukan, ternyata rasa penasaran saya semakin besar, banyak pemandangan-pemandangan yang rasanya menarik saya untuk lebih tahu. Ternyata ada juga monster-monster yang menyeramkan, sayapun mengikuti saja alurnya seperti di wahana dufan. Selagi duduk-duduk, saya mendengarkan orang becakap-cakap tentang pembunuhan berencana. Sayangnya saya tidak mendengar semua. Sepertinya saya sedang mencari sesuatu tetapi saya tidak ingat, karena saya segera terbangun.. iya, saya mimpi di pagi hari bolong. Saya tertidur habis menyelesaikan sepuluh laps pagi hari saya. Rupanya kecapekan sehabis olahraga.. tapi seru juga mimpinya malah sekarang saya terinspirasi bikin bisnis dari mimpi itu. hehehe.. dasar. Pernahkah anda tanpa ada sesuatu langsung mendapatkan sebuah ide yang menurut anda cemerlang? Atau pernahkah anda punya gagasan tiba-tiba, sekonyong-konyong.. :)
Saya pernah ini salah satu contohnya.. gimana dengan anda?
PS: idenya adalah.. ini hint nya.
- web bisnis
- amazing race
- sponsorship
- community
- teamwork / solo
- fun
ah sudah lah kayaknya anda sudah baca pikiran saya. :)
Alhamdulillah, Greenatura lahir
Ass. Wr. Wb.
Alhamdulillah, setelah tersendat-sendat berjalan, akhirnya kami dapat merampungkan pendirian website resmi dari Greenatura, Kami bergerak di metode pengobatan nabawi dan berusaha untuk menyebarkan ilmu dari pengobatan yang utama buat kami.
Di website kami , anda akan menjumpai artikel-artikel yang berkaitan dengan metode ini, dan juga sekaligus
dapat melihat produk yang kami tawarkan.
Mohon kiranya bapak dan ibu, dapat menyebarkan informasi ini ke saudara-saudara kita yang membutuhkan.
Alamat website kami ada di:
http://www.greenatura.com
dan untuk bersilaturahmi silahkan kunjungi juga
http://greenatura.blogspot.com
Wassalam.
Irza Pulungan.
yg berusaha
mengembangkan
thibbun nabawi. =)
25 TIPS KERJAKAN SEKARANG
- Sudahkah anda.. dalam 3 hari terakhir mengucapkan terima kasih dan pujian kepada pegawai anda?
- Sudahkah anda.. dalam 10 hari terakhir ini mendatangi customer?
- Sudahkah anda.. menghubungi customer? Hari ini?
- Sudahkah anda.. mengucapkan terima kasih kepada resepsionis untuk sikapnya yang hebat?
- Sudahkah anda.. berterima kasih kepada pegawai yang membantu meringankan pekerjaan perusahaan.
- Sudahkah anda.. meminta maaf, untuk kesalahan perusahaan anda.
- Sudahkah anda.. membicarakan project baru dengan bawahan-bawahan anda dalam dua hari terakhir ini?
- Sudahkah anda.. memberikan penghargaan kepada yang sudah mencapai target.
- Sudahkah anda.. dalam 2 bulan terakhir menginspeksi customer anda?
- Sudahkah anda.. dalam 2 hari terakhir, berfikir untuk memperbaiki produk anda.
- Sudahkah anda.. pada bulan ini membicarakan 'hal-hal salah' untuk di perbaiki dalam jangka pendek
- Sudahkah anda.. hafal nama-nama anak dan keluarga bawahan anda langsung?
- Sudahkah anda.. hari ini meeting untuk membicarakan hal-hal baru yang menginspirasi?
- Sudahkah anda.. dalam 3 hari ini merapihkan catatan keuangan anda?
- Sudahkan anda.. dalam bulan ini membuat training 'front office' anda?
- Sudahkah anda.. dalam 45 hari ini, mengevaluasi seluruh proses bekerja perusahaan anda?
- Sudahkah anda.. memikirkan untuk mendapatkan bantuan konsultan manajement atau business coach?
- Sudahkah anda.. di bantu dengan orang-orang yang ahli di bidangnya.
- Sudahkah anda.. konsisten pada brand di perusahaan anda?
- Sudahkah anda.. memberikan presentasi perusahaan anda kepada prospek baru.
- Sudahkah anda.. mendengarkan aspirasi bawahan anda.
- Sudahkah anda.. memberikan izin bawahan anda untuk mendapatkan pendidikan / training baru?
- Sudahkah anda.. mendiskusikan pada karyawan anda untuk menjadikan perusahaan anda 'tempat bekerja yang paling baik'
- Sudahkah anda.. memperbaiki dan meningkatkan proses produksi barang anda?
- Sudahkah anda.. memperbaiki dan meningkatkan mutu pada penyampaian produk anda.
Kemarin sudah lewat
"Hari ini harus lebih baik dari kemarin", sering kita mendengar nasehat ini. Bahkan di dalam islam pun mengajarkan yang sama.
''Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari kemarin, adalah orang yang beruntung. Bila hari ini sama dengan kemarin, berarti orang merugi, dan jika hari ini lebih jelek dari kemarin, adalah orang celaka.'' kata Rasulullah.
Nasihat tersebut tentunya bisa saja di pakai oleh individu-individu yang menginginkan kebaikan, tapi tidak hanya sampai disitu.. prinsip dasar tadi juga bisa di terapkan pada perusahaan yang masih mau berkembang.
Mari kita tinjau apa saja yang bisa kita perbaiki hari ini menjadi lebih baik dari yang kemarin?
1. Mengurangi yang kurang bermanfaat.
- Kurang bermanfaat karena Over Produksi
- Kurang bermanfaat karena adanya proses Menunggu
- Kurang bermanfaat dari segi Distribusi
- Kurang bermanfaat dari segi Produksi
- Kurang bermanfaat karena di Simpan
- Kurang bermanfaat karena Operasi Manajemen
- Kurang bermanfaat karena Hasil Produksi tidak baik
Coba lakukan proses MELIHAT, MENGAMATI, MEMPELAJARI, DAN PERBAIKI. Proses ini terus-menerus di lakukan untuk mencapai kemajuan secara berarti.
2. Meningkatkan kemampuan memecahkan masalah
Hidup ini selalu ada masalah, apabila kita menghadapi masalah maka di perlukan juga kemampuan memecahkan masalah. Semakin terbuka pikiran kita semakin mudah memecahkan sebuah masalah. Karena dengan terbukanya pikiran kita, kita akan lebih menerima masukan dari luar berupa usulan, teori, dll..
Perubahan di dalam perusaahan biasanya gampang-gampang susah, menurut saya, hal yang penting untuk di perhatikan biasanya adalah:
- Bagaimana caranya mempertahankan Kontinuitas Usaha.
- Bagaimana melakukan usaha perubahan secara sistematis.
- Memperhitungkan resiko-resiko yang akan terjadi.
Marilah kita bersama dengan prinsip ini memperbaiki dan berbuat sesuatu untuk kebaikan, dan semoga apa yang kita kerjakan bermanfaat.
Allah berfirman di surat Al Zalzalah :
” Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. ” (QS 99:7)
” Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula ” (QS 99:8)
Catat bagasi mu!!..
Beli melalui online
Rp 9000
Konter bandara
Rp 15000
Bayar hanya untuk yang Anda gunakan
Pesawat ringan = Bensin Hemat = Harga Hemat
email ini saya dapatkan dari AirAsia yang menawarkan potongan harga kalau anda membayar kelebihan bagasi anda secara online.. Langkah genius, pikir saya.. 15 kilo merupakan limit bagasi yang di terapkan kepada setiap penumpang.. kadang kalau saya sedang travelling, bawa oleh-olehnya aja bisa 15kiloan sendiri.. jadi saya pikir ngepas banget deh 15 kilo tuh.. pengen juga lebih, kalo nggak terlampau mahal.
Layanan bagasi tercatat AirAsia, terus terang saya juga masih belum jelas banget karena bacanya masih cepat, namanya juga peraturan baru.. kalo kecepetan bacanya bisa salah ngartiinnya..
Yah nanti kita lihat lagi lah dalam perjalanan kita, bulan mei, saya berencana menggunakan pesawat airasia, berapa sih total bagasi yang di bawa untuk 7 orang rombongan kami.. ?? Kena extra charge nggak yaa?
Musibah kawan saya
Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun...
"Tidaklah seorang muslim tertimpa kesulitan, penyakit,
kesusahan, kesedihan, gangguan dan dukacita bahkan sampai duri yang menusuknya kecuali Allah menjadikan itu semua sebagai penghapus dosa-dosanya" -HR Bukhari-
Diberitahukan kepada rekan-rekan, relasi dan klien bahwa pada hari Minggu, 6 April 2007 telah terjadi kebakaran hebat di kantor kami di Golden Plaza, Jl. RS. Fatmawati, Jakarta Selatan.
..Begitu isi email kawan saya, segera saya balas dan menawarkan bantuan.
Memang namanya musibah bisa terjadi pada siapa saja. Bisa juga terjadi pada saya ataupun keluarga saya
Idealnya bisnis mempunyai disaster plan. yaitu rencana bagaimana menanggulangi musibah. Sebenarnya inti dari rencana itu adalah mempersiapkan diri jikalau ada musibah seperti itu menimpa kita.
Bencana alam juga makin sering terjadi di negeri kita. Tapi apakah salah mempersiapkan segala sesuatunya?
Sewaktu saya masih menjadi pegawai, di building kami, ada yang namanya latihan kebakaran, tiap dua bulan kami di 'paksa' untuk bertindak kalau ada musibah kebakaran.
Gedungnya sih nggak benar-benar di bakar, hanya simulasi saja. Sirine di nyalakan, dan pemandu mengarahkan karyawan melalui speaker perusahaan. Kami menentukan titik 'meeting point' untuk tiap-tiap divisi. Karyawan di harapkan tahu dimana berkumpul setelah keluar gedung.
Kami pun memiliki BCP (Business Continuity Plan), lokasi lain kantor kita (masih di jakarta juga), kami memiliki segala peralatan untuk tetap bekerja kalau kita pindah kantor. Peralatan meliputi kursi, furniture, komputer, dll.. Data pun kami biasakan menaruh backupnya pada lokasi BCP ini setiap bulan. Jadi kita nggak ketinggalan informasi kalau pindah. Secara kasat mata terlihat BCP ini seperti mubazir, karena tidak kita benar-benar menggunakan lokasi ini untuk pekerjaan sehari-hari.
Tentunya kami belum pernah secara riil, memanfaatkan lokasi BCP ini secara full. karena kita belum pernah mengalami musibah kebakaran ini. Tapi ini mungkin bisa jadi pembelajaran buat kita, membuat suatu backup site yang bisa menjalankan bisnis kita kalau ada musibah menimpa kita. Buat yang bisnisnya masih kecil, mungkin kita bisa mulai memikirkan membuat kantor cabang yang bisa beroperasi seperti kantor pusat. Sekaligus memperluas bisnis...
Atau ada masukan lain?
Pelayanan Memble Teknologi Digital First Media
Sebelumnya sorry dulu nih, kalo agak nylekit. Keluarga saya sudah lama berlangganan kabelvision, dan suatu hari tagihan yang kami terima, berubah logo dan kop suratnya menjadi first media.
Ah mungkin ada merger, pikir saya.. atau juga, ganti nama untuk memperbaiki citra. Memang akhir-akhir ini juga saya suka melihat mobil First Media di jalan. Mungkin teknisi mereka yang sedang mengunjungi rumah klien-klien mereka.
Dan memang benar, seminggu setelah kami terima tagihan baru tsb, ada teknisi yang mengunjungi rumah kami. Mereka ingin memasang dekoder versi 'baru' untuk di pasang di dua televisi kami.
Hari itu pun lewat, dan kami tidak ada masalah. Sampai akhirnya kami membutuhkan menambah unit dekoder. Istri saya lah yang mengajukan permintaan ke first media.. permintaannya adalah menambah dua unit lagi untuk unit bisnis kita. Permintaannya di tanggapi serius dan seluruh data-data yang di butuhkan sudah kami berikan.. Namun... dua minggu lewat, belum juga ada teknisi yang datang ke rumah kami. Memang kami akui kami larut dalam pekerjaan kami sehingga lupa untuk mem-follow-up dari request yang pernah kami buat.
Kami coba kembali untuk menghubungi First Media, ternyata Customer Service yang kami hubungi tidak dapat menemukan request kita yang dua minggu yang lalu.. raib di system??
Oke, kita nggak marah, kita ulangi lagi semua prosesnya, dengan customer service yang baru. Kami berikan data-datanya kembali, dan persyaratan untuk menambah tsb, kami penuhi. Kali ini kita mencoba untuk memfollow up setiap dua hari kerja. Namun setiap kali di telpon selalu di undur-undur waktu pemasangannya. Setiap kita hubungi customer service nya selalu mendapatkan orang baru, susah sekali rasanya meminta customer service yang sebelumnya menangani permintaan kami. Dan akhirnya setiap kali, kami harus menceritakan semua kronologis dari awal.
Dan akhirnya setelah dua minggu lagi (jadi total sebulan), datanglah teknisi yang kami tunggu-tunggu..dengan muka yang berseri-seri dan sangat ceria, kami izinkan teknisi mereka untuk memasang unit dekoder yang baru itu.
Teknisi mereka pun menjelaskan perlunya aktivasi unit dari pusat, jadi belum langsung bisa kami pakai. oke.. kami tunggu. "Tiga jam-an lagi deh pak, kata teknisinya".. ya, ya.. oke.
Selesai pemasangan sekitar jam dua-an siang. Kami pun larut kembali dengan pekerjaan kami.. Menjelang malam kami coba untuk aktifkan dekoder dan menyalakan tivi. Satu dari unit tv kami hanya dapat menerima siaran lokal, dan yang satu blank total. "Aneh ya, kata saya.. padahal tadi siang, dua-duanya bisa siaran lokal, sekarang malah nggak bisa." Belajar dari pengalaman, kamipun langsung menghubungi customer service. "Oke pak, nanti kami refresh".. gitu katanya. Kami di mintai macam-macam nomor serial yang tertera di belakang dekoder, kami beri. Setelah berkali-kali telpon (karena unit tv kita tidak dekat dengan unit telpon) jadi setiap ngecek kita harus matiin telpon dulu.. akhirnya kesimpulannya. Kita harus menunggu "Refreshhhhh" kembali.
Dan di tengah malam bolong, akhirnya ada juga siaran luar yang tertangkap di unit dekoder kita.. Alhamdulillah. Tapi kok dikit yah? acaranya.. hmm.. curiga.
Keesokan harinya kami kembali menelpon First Media. Tentunya dengan Customer Service yang lain lagi. Dan panjang lebar istri saya menceritakan kembali dari awal segala sesuatunya. Dan akhirnya sang Customer service memberi tahu kami bahwa kami di pasangi paket 33. "Ha? bagaimana bisa? wong kami setiap kami request minta yang paket 60an channel, kok bisa?" dan si CS pun ngotot karena yang di tulis di sistem adalah 33. Oke, akhirnyapun kami request kembali yang paket 60an channel tsb.
Dan happy ending, akhirnya kami dapat menikmati siaran kabelnya first media. Teknologi dekodernya memang cukup bagus karena kita dapet memilih-milih apa yang ingin kita tonton. Di televisinya bisa tertulis nama-nama acara yang akan di putar pada hari itu.
Lalu saya coba mengenang dan mengambil hikmah dari kejadian ini. Karena saya juga pernah menjadi customer service di bank sebelum saya jadi pengusaha. Idealnya buat saya untuk satu perusahaan adalah:
1 customer call = 1 request = 1 action => case closed.
pada kasus saya ini ada sedikit kemacetan di First media.
8 customer call = 8 requests = 1 month delay = 1 action => case closed.
saya buat perhitungan matematis, karena saya ingin menambah 4 unit lagi untuk bisnis saya.
berarti 8 x 4 = 32
32 customer call = 32 requests = 4 months delay = 1 action ??
gitu kira-kira? wih, berat juga rasanya jadi customer yang aktif kan?
moga-moga itu nggak terjadi. Yang saya pikir adalah gimana mengingkatkan ke-efektifan pelayanan pada perusahaan.. gimana ya? Komunikasi antar pegawai bukan hal yang mudah untuk di lakukan terutama kalau yang melayani pelanggan selalu berganti-ganti. Saya pun selalu coba memikirkan bagaimana si manajer customer service bisa mengawasi begitu banyak bawahannya dengan problemnya masing-masing. Ada orang bilang: "Satu pelanggan yang merasa tidak puas, dia akan bercerita ke 10 orang lainnya. Kalau ada satu pelanggan puas dia akan bercerita ke 10 orang lainnya juga"
Seharusnya ada sistem yang efektif.. ada sekarang sistem di komputer namanya CRM, (Customer Relationship Management) coba nanti kita bahas lagi lebih mendetail. Kali ini hanya curhatan positif aja dulu.. jangan berprasangka buruk dulu.. kali aja emang saya aja yang lagi sial. =) Gimana menurut anda?
Pernyataan Finansial
Hal yang biasa terjadi di perusahaan baru adalah sulit mengambil keputusan, ada masalah bingung bangaimana memecahkannya, perasaan ingin maju dan ingin serba wah menjadi pembicaraan sehari-hari. Tentu saja ini terjadi, karena betapa susahnya memulai sebuah usaha. Lalu sekarang usaha sudah mulai jalan, omzet mulai berputar, kita di hadapkan dengan masalah-masalah lain.
Sebenarnya kita masih ada di sebuah jalan yang banyak batu-batu kerikilnya sehingga masalah kecil dan masalah besar bisa menghadang kita.
Banyak dari pengusaha menggunakan nalarnya dalam berbisnis, ini sah-sah saja. Tapi untuk orang yang masih baru dan masih kurang pengalaman, hanya dengan menggunakan nalar saja sangat beresiko. Sebenarnya masih ada perangkat yang bisa kita gunakan untuk membantu mengambil keputusan. Yaitu pernyataan finansial. Apalagi tuh pernyataan finansial. Sebenarnya itu terjemahannya financial statement.
Banyak orang keliru persepsi tentang pembukuan. Pembukuan memang dibutuhkan untuk mengingat-ingat kembali transaksi kita. Dan saya maklum sebagian besar menggunakan pembukuan hanya untuk hal tersebut saja. Pembukuan merupakan hal yang merepotkan dan susah, meski buat seorang akuntan yang sudah berpengalaman dan memang sudah belajar hal tersebut sejak lama.
Namun hal itu tidak terlampau susah di zaman sekarang, banyak perangkat lunak (software) yang dapat di gunakan untuk membantu kita menghitung angka-angka tersebut sekaligus melakukan pembukuan. Tapi toh itu hanya digunakan menampilkan angkanya. Tidak heran perusahaan-perusahaan ini walaupun menggunakan komputer, tetapi tetap saja tidak menggunakan data ini sebagai hal yang membantu membuat keputusan.
Bagaimana kita bereaksi terhadap angka, itulah yang utama.
ada cerita tentang perusahaan multi-million dollar bangkrut karena lupa pada prinsip utama ini.
- setelah di teliti ternyata memang rasio hutang, pengembalian dan cashflow nya sudah lama tidak benar.
- pembelian ke supplier cash, penjualan ke customer kredit tapi tidak ada monitoring rasio keduanya.
- Piutang terlampau banyak dan macet.
- Gaya marketing perusahaan terlampau mewah dan tidak sebanding dengan income.
- Uang terlampau banyak tertanam di proyek "bergengsi"
Di tangan orang bisnis yang mempunyai pengalaman, financial statement dapat menjadi seperti "denyut jantung pasien di tangan dokter". Sang dokter dapat mengetahui sakit atau tidaknya pasien.
Disinilah fungsi utama financial statement itu. Mengetahui sehat atau tidaknya perusahaan. Inilah yang di perlukan dari business man. Tentunya kita semua ingin tahu berapa kita buat untung tahun ini, tapi bukan hanya itu.. Angka - angka itulah yang menuntun kita untuk membuat strategi dan taktik yang akan kita gunakan sekarang. Dan membaca biografi-biografi business man yang sukses, mereka adalah orang-orang yang langsung 'mengukir' financial statementnya. Mereka semua punya visi bagaimana financial statementnya. Dan mereka bereaksi dan ber'-AKSI terhadap financial statement secara aktif.
Jadi cobalah mulai semuanya di buat, neraca laba rugi, balance sheet, dan cash flow.. pasti mulai asik.
Buku menarik: how to read a financial report
salam angka,
Irza Pulungan
yang mulai tutup buku

